Sukar bagi kita, mudah sungguh bagi Allah


Disertakan bersama post ni adalah kisah Maryam yang dilakonkan semula. Sangat bagus kerana dikisahkan dengan penceritaan dari ayat-ayat Al-Quran. Tapi lebih bagus sekiranya kisah ini tak menunjukkan wajah para Nabi (Zakaria dan Daud) dan juga Maryam.

Apa pun, banyak yang boleh dipelajari dari kisah Maryam. Kalau diawalnya rasa seronok bila tengok banyak kemudahan yang Allah beri pada Maryam: doanya dimakbulkan Allah, bila lapar Allah hidangkan makanan, dan yang paling seronok sekali, dirinya dipilih sebagai antara wanita yang dipilih Allah.

Tapi, sesuailah dengan apa yang dialuinya. Lihat ibadahnya dan betapa rapat hubungan beliau dengan Allah. Lihat juga ujian-ujian yang Allah datangkan padanya. Di samping makanan terhidang, Allah perintahkan Maryam untuk masuk kedalam tempat ibadah yang mana mencabar tradisi masyarakat pada ketika itu (hanya lelaki yang dibenarkan masuk ke tempat ibadah). Di samping kurnia melahirkan seorang nabi yang dinanti-nanti (Nabi Isa a.s), terkepil ujian tohmahan pada kandungan yang tak berbapa.

Teringat tatkala para sahabat di zaman Rasulullah yang bertanyakan tentang ujian-ujian yang mereka hadapi. Mereka tahu betapa Allah cinta dan kasihkan Nabi Muhammad S.A.W, betapa benarnya agama Islam, tetapi rentetan ujian mereka bukan calang-calang. Dibunuh, diboikot, dipulaukan.. Dengan mudah Rasulullah menjawab, umat terdahulu malah ada yang digergaji.

Justeru, ujian adalah sunnatullah. Tapi, lihatlah. Solution kisah Maryam, mudah!. Walaupun sukar bagi akal manusia untuk memikirkan apa penyelesaian terbaik, tapi amat mudah bagi Allah. Sangat tak logik untuk seorang bayi yang baru lahir mampu berkata-kata, tetapi segalanya logik bila kita yakin semuanya ada pada Tangan Allah.

Pengajaran:
1) Sesusah manapun dirasakan oleh manusia, tetapi sangat mudah bagi Allah, justeru pulangkan semua keluh kesah pada Allah
2) Setiap kesusahan ada kesenangan.
3) Ujian adalah sunnatullah. Usahakan sehabis baik, hasilnya serah pada Allah.
4) Apabila kita merasakan mengapa kita dipilih untuk menghadapi sesuatu ujian, bukan orang lain, berbanggalah kerana Allah telah memilih kita, dengan hikmah-hikmah yang kita tak terjangkakan

Selamat menghadapi cabaran-cabaran kehidupan dengan hikmah-hikmah yang pasti dari Allah

One thought on “Sukar bagi kita, mudah sungguh bagi Allah

  1. Dengan begitu kamu bisa lebih santai longgar bisa menikmati hidup bisa sering kumpul membina keluarga bisa sering-sering nengok ibu. Nyonya monggo koran sorenya Nyonya kata Iyem membuyarkan lamunanku.Ya terima kasih yem.Ketika kubuka betapa terkejutnya aku kulihat headline Seorang Direktur RS A kota B dengan inisial dr H ditangkap KPK dengan tuduhan korupsi.Oh. Bisa besok lusa atau justru hari ini.Sobat.Seandainya kita tahu bahwa hari ini hari terakhir kita Apa yang hendak kita kerjakan?o Apakah kita akan mengingat dosa dan bersimpuh untuk bertaubat nasuha dengan memperpanjang sujud dan istighfar?o Apakah kita akan membersihkan rumah dari barang haram yang membuat malu didunia dan menjadi beban di akhirat?o Apakah kita akan menegakkan sholat dengan berjamaah dimasjid dengan tumaninah dan sekusyuk mungkin dan tidak akan beranjak sebelum melantunkan dzikir yang menggetarkan hati?o Apakah kita akan meminta maaf kepada orang yang telah kita dzalimi baik dalam ucapan perilaku maupun dalam hal harta?o Apakah kita akan menyampaikan amanah yang dititipkan kepada kita kepada mereka yang berhak?o Apakah kita akan banyak membaca Al Quran setelah sekian lama kita tinggalkan?o Apakah kita akan memperbanyak sedekah kepada orang yang membutuhkan?o Apakah kita akan menjauhi segala dosa dan segala hal yang tidak berguna?Jika demikian mengapa tidak kita kerjakan mulai sekarang?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s